BILA SI KECIL REBUTAN MAINAN

Pernah ngalami stressnya menghadapi anak-anak yang menjerit-jerit karena berebut sesuatu?
Pernah jadi baper saat anak anda yang menangis karena mainannya direbut temannya?
Atau Anda orang yang paling antisipatif terhadap hal tersebut??

Ga usah jadi stres, ga usah baper, dan ga usah sampe antisipatif juga…

Koq jangan semua ya…😁😁😁

Yang perlu kita pahami adalah dunia mereka sebagai anak-anak. Ada banyak pelajaran yang bisa kita berikan dari tiap tingkah laku si kecil.

Ga usah stres…
Setiap kali mereka rebutan sesuatu, saat itulah kita bisa ajarkan buah hati kita tentang indahnya berbagi. Jangan sampai kita hanya terus membenarkan setiap tindakannya. Atau bahkan membela mati-matian karena merasa anak kita yang direbut mainannya.
Buat anak paham, bahwa temannya belum mengerti, atau bahwa temannya belum punya mainan seperti miliknya jadi mintalah ijin agar dipinjam dulu, nanti bisa diminta baik-baik. Dan bisa bermain lagi dengan mainan yang lainnya.

Ga usah baper…
Hati anak-anak itu diciptakan untuk mudah memaafkan. Jadi jangan kita kotori dengan mengajari kebencian apalagi sampai menanamkan permusuhan. Betapapun anak kita ada dipihak yang benar, walaupun menurut kita anak kita “terdzolimi” karena mainannya diambil paksa oleh anak tetangga, tetaplah membesarkan hatinya untuk ikhlas dengan keadaan.
Berusahalah untuk selalu netral terhadap permasalahan antar anak. Membela yang tidak bersalah teyap harus. Tapi juga jangan berlebihan. Jangan sampai anak yang lain merasa diadili. Damaikan. Ceritakan sebuah kisah tentang hikmah berbagi, tentang hebatnya orang yang pemaaf, tentang indahnya persahabatan. Bapernya orang tua kadang malah menimbulkan konflik antar orang tua, padahal beberapa menit kemudian anak-anaknya sudah bermain bersama lagi

Ga usah antisipatif…
Ada orang tua yang memilih untuk mengantisipasi konflik antar anak-anaknya. Karena anaknya 2, tiap beli mainan selalu beli 2, baju sama, mainan sama apa-apa sama. Padahal bukan anak kembar.
Atau ada lagi yang selalu membelikan anaknya sesuatu yang dibeli oleh teman-temannya. Alasannya kasian. Beda tipis antara kasian sama anak dengan gengsi orang tuanya khawatir dibilang ga mampu beliin. 😁😁

Biarkan anak dengan dunianya.
Berebut sesuatu biarkan saja, nanti juga baikan lagi. Selama tidak melakukan hal-hal yang membahayakan si anak.

Tugas kita memberikan pendidikan. Menanamkan ajaran yang baik untuknya.
Awalnya rebutan sesuatu, kemudian kita ajarkan tentang hikmah berbagi. Semoga kelak anak-anak menjadi pribadi yang punya empati yang baik, punya rasa peduli yang tinggi karena terasah sejak dini.

Rate this article!
author

Author: 

Leave a Reply