Benarkah Obat harus Diminum Setelah Makan?

Sakit adalah suatu hal yang tidak diinginkan oleh semua orang. Akan tetapi, hal ini bisa menyerang siapa saja, tanpa kenal waktu dan tidak pernah mengajukan permisi jika ingin datang. Entah kita sedang banyak kerjaan, harus menyelesaikan tugas atau mungkin sedang bersantai. Salah satu hal yang pertama dilakukan saat sakit menyerang, adalah mencari obat yang dapat menyembuhkan.

“Makan dulu baru minum obat.” Perintah seperti ini selalu saya dapatkan dari orangtua sewaktu kecil jika tiba waktunya minum obat. Kebetulan pernah menderita sakit yang cukup lama waktu masih SD. Namanya sedang sakit, pasti nafsu makan juga berkurang. Bahkan bisa dibilang, tidak ada keinginan untuk makan. Karena harus minum obat secara rutin, makan pun harus dipaksan sebagai syarat boleh tidaknya minum obat.

Lalu benarkah bahwa semua obat hanya boleh diminum setelah makan atau perut terisi penuh?

Jawaban dari pertanyaan ini saya dapatkan setelah menempuh pendidikan farmasi yang memang fokus belajar tentang obat. Mulai dari proses pembuatan, distribusi, penjualan, hingga proses pemberian kepada masyarakat atau pesien yang membutuhkan. Ternyata, perintah yang saya dapat dari orangtua pada waktu sakti itu tidak sepenuhnya tepat. Ada obat yang seharusnya diminum sebelum makan, tapi semua saya telan setelah memaksakan beberapa suap nasi masuk dalam perut.

Melalui artikel ini, saya ingin memberikan informasi tentang obat apa saja yang harus diminum sebelum atau sesudah makan. silakan disimak agar mendapatkan pencerahan, ya.

1. Minumlah antasida tiga puluh menit sebelum makan

Antasida adalah obat yang berfungsi menetralkan asam lambung, atau di masyarakat dikenal sebagai obat maag. Tapi jangan salah, ya, tidak semua obat maag disebut sebagai antasida. Antasida umumnya dibuat dalam bentuk tablet kunyah dan sediaan sirup. Tujuannya untuk mempercepat obat memberikan efek setelah diminum.

Mengapa antasida harus diminum sebelum makan? Ini berhubungan dengam fungsinya, yaitu menetralkan asam lambung. Salah satu tanda jika asam lambung sedang naik yaitu, perut terasa perih, kadang disertai mual dan muntah. Jika kondisi seperti ini sedang terjadi, pasti perut kita sulit untuk menerima makanan. Itulah sebabnya, orang yang asam lambungnya sedang naik, akan muntah saat makan. Di sinilah peran antasida sebagai penolong, kunyah satu tablet atau minum satu sendok tiga puluh menit selum makan agar asam lambung kembali normal dan siap menerima makanan.

2. Antiemetik lebih baik diminum sebelum makan

Antiemetik atau secara umum disebut sebagai obat muntah adalah suatu obat kimia yang memepengaruhi sistem saraf pusat. Dalam kerjanya, obat ini menekan sistem saraf pusat dan mengurangi mortalitas saluran penceranaan.

Mengapa harus diminum sebelum makan? Sebab tujuan pemberian obat ini, untuk mencegah keluarnya kembali isi perut setelah dimasukkan lewat mulut. Jika obat diminum setelah makan, maka tidak ada jangka waktu bagi obat untuk berefek sebelum keinginan untuk muntah kembali terjadi.

3. Beberapa obat hanya berefek jika diminum saat perut kosong

Tujuan kita minum obat adalah agar mendapat kesembuhan. Dengan izin Allah tentunya. Oleh karena itu, memerhatikan waktu terbaik bagi obat untuk dapat berefek sempurna harus dilakukan. Ada beberapa obat yang justru tidak mampu terserap tubuh jika diminum pada saat perut terisi. Maka solusinya, obat ini dianjurkan diminum sebelum makan. Tentu dengan mempertimbangkan efeknya pada saluran pencernaan, apakah mengiritasi lambung atau tidak.

Obat yang masuk dalam kategori nomor tiga ini antara lain, obat tensi golongan ACE inhibitor seperti captopril. Obat penghambat pompa proton seperti omeprazol juga memberikan efek terbaik jika diminum sebelum makan.

Itulah beberapa obat yang penting diperhatikan waktu minumnya, berkaitan dengan makanan. Masih banyak contoh obat yang harus diminum dalam kondisi perut kosong. Artikel singkat ini tidak akan cukup untuk menjelaskannya. Untuk menghindari kesalahan dalam mengonsumsi obat, selalu tanyakan pada apoteker saat Anda mendapatkan obat di apotek.

author

Author: 

One Response

  1. author

    Duhita3 months ago

    wah, baru tau saya mba, saya juga selama ini minum obat setelah makan semua, makasih infonya ya

    Reply

Leave a Reply