Belajar Menabung Di Hari Raya

Bagi anak-anak, hari raya Idul Fitri adalah kebahagiaan tersendiri. Mengapa tidak, sebagian besar dari mereka akan menerima “angpau” saat bersalaman.

Tidak jarang uang yang mereka dapatkan sangat banyak. Itu sebabnya, daripada kita yang menyimpan uang anak, kita bisa mengajarkan kepada anak untuk mengenalkan nilai rupiah sekaligus mengelola keuangan.

Bagaimana caranya? Mari kita bahas satu persatu.

1. Mengenalkan nilai rupiah pada anak-anak
Mengenalkan nilai rupiah adalah dasar anak memahami uang.

Susun beberapa mata uang, lalu jelaskan satu persatu nilainya. Jelaskan pula, apa yang kira-kira bisa didapat dengan nilai uang itu.

2. Menyisihkan sebagian untuk sedekah
Di hari raya, Ayah Bunda juga dapat mengajarkan anak untuk menyisihkan sebagian uangnya untuk disedekahkan. Misal, dimasukkan ke dalam kotak amal masjid atau diberikan ke panti asuhan.

Hal ini akan mengembangkan rasa empati anak dan kebiasaan menyisihkan sebagian uang untuk sedekah.

3. Menabung
Ajak anak untuk tidak boros membelanjakan uang “angpau” miliknya dengan menabung sebagian.

Jika anak belum punya tabungan di bank, tidak apa-apa menabung di celengan rumah.

Jelaskan pada anak banyaknya manfaat menabung, seperti:
– Anak dapat membeli mainan atau barang dengan nilai besar dari tabungan sendiri. Contoh: membeli sepeda.
– Anak dapat membelikan kado bagi sahabatnya dari tabungan sendiri.
– Dan lain sebagainya.

Idul fitri memang meriah dan menyenangkan bagi kita semua. Setiap peristiwa mampu membawa kebaikan, pelajaran dan pengembangan diri.

Idul fitri mengajarkan bukan hanya kembali ke fitrah tapi juga pengenalan uang dan bagaimana mengelola keuangan dengan sederhana untuk anak-anak.

Selamat merayakan hari raya Idul Fitri. Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin.

(Ayas Ayuningtias)
#SahurKata #KMO30

Rate this article!
Tags:

Leave a Reply