Because You’re Introvet

Because You’re Introvet
(Oleh: Novi Fitriani)
Kelompok 8B grub 8

Allah memang adil, kekurangan di hadapan orang bisa berubah menjadi kelebihan yang menakjubkan. Tanpa kita sadari, pergerakan sekecil bulir padi pun tetap berbuah, apabila ada campuran kepositifan di sana. Namun, ketika kembali menyelisik bongkahan kekurangan dan membandingkan tanpa ada kemantapan, justru membuat diri mandek. Laiknya seorang introvet yang merasa cemburu kepada para extrovet. Satu sisi lebih suka menyendiri dan sisi lainnya membutuhkan khalayak ramai untuk bisa disebut kehidupan.

Pandangan orang mengabur terhadap introvert, terkadang membuat pesakitan yang terlampau dalam. Pernah terlintas bagaimana mengeksplore diri seperti extrovert dan membenamkan keunikan yang menjadi ciri khas seorang introvert. Lupa eksistensi introvet diciptakan untuk menjaga keseimbangan.
Nah, jika kamu seorang introvert, maka menulislah. Pertimbangan-pertimbangan yang kerap muncul di pikiran akan selektif kamu pilih ketika menyampaikan sesuatu, termasuk unek-unek yang ingin kamu tumpahkan. Hal yang harus kamu tanamkan dalam otak, “Kamu bukan extrovet yang dengan mudah mengutarakan segala sesuatu secara flekxibel atau blak-blakan.

Ingat, kamu seorang introvet yang seberapa kuat ingin menjadi extrovet, tetap tidak mudah untuk melakukannya. Mulailah menyadari kekurangan dan bergerak mengubah arah secepat yang kamu bisa. Dan jangan lupa untuk meniatkan di lubuk kecil yang tengah berkilauan (red: hati), sebab tanpa ada dorongan niat, kemustahilan yang tercipta.

Dunia menulis cocok untukmu bagi orang yang memiliki kepribadian introvet. Kamu mempunyai banyak tunjangan untuk menulis dengan kepribadian yang ada. Pengamatan yang lebih teliti terhadap sekitar dan tindakan merencanakan sesuatu untuk mencapai kesimpulan secara runtut akan membantu tulisan mudah dicerna.
Selain itu, leluasa dalam menyalurkan pemikiran yang brilian menjadi keuntungan sendiri untuk para intorvet. Pembicaraan yang penuh pertimbangan menjadi lebih tertata dan mengarah tepat sasaran. Komunikan dapat menangkap apa yang ingin disampaikan, karena introvet lebih cakap dalam tulisan. Tentu, para intorvet merasa lebih nyaman dibandingkan jika harus mencoba gaya extrovet. Kesalahpahaman dapat diminimalisir dari pengungkapan informasi. Bahkan rasa percaya dirimu bisa meningkat untuk bisa diterima masyarakat

Satu hal lagi yang bisa kamu dapat bagi seorang introvet, apabila kamu menulis. Berbagi ilmu. Seorang Introvet lebih malu-malu ketika ingin berbagi sesuatu, meskipun itu sebuah ilmu. Padahal jelas bahwa ilmu juga menjadi something yang kelak di akhirat dimintai pertanggungjawaban. Duh, nggak berat tuh?

Menulislah! Kata kerja yang mampu menampung ilmu untuk bisa disebarluaskan kepada pembaca. Sebuah tindakan yang mampu menguapkan keterbatasan dalam berbicara. Tidak ada salahnya berbagi pengetahuan melalui tulisan, sebab akan tertenpel lama di kepala. Sebarkan kebaikan melalui tulisan dan menulislah untuk mencapai tiitk kebahagian dari apa yang bisa kamu bagikan. Semoga menjadi ladang amal ketika menghadap Tuhan.

Rate this article!
Because You’re Introvet,5 / 5 ( 1votes )
Tags:
author

Author: 

Leave a Reply