BANG, ADEK CUMA INGIN AKAD BUKAN COKLAT (I)

Gak terasa kalau hari ini sudah masuk bulan Februari. Bulan yang katanya penuh dengan kasih sayang dan cinta.  Bulan yang identik dengan pernak – pernik berwarna pink. Kenapa harus selalu warna pink? Kenapa gak dirubah dengan warna merah, kuning, hijau atau yang lainnyalah? biar acaranya rame kayak partai politik yang mau kampanye. Well bulan ini selalu di tunggu oleh para remaja yang sedang kasmaran. Bulan yang pada tanggal 14 Februari, seseorang dengan segenap hati dan perasaan akan  mencurahkan kasih sayang pada pasangannya, ya agak sedikit lebay lah masak kasih sayang cuma satu hari.

Tanggal 14 itu masih lama Bang, ngapain juga mau dibahas sekarang? Emang bener masih lama tetapi setidaknya semoga masih bisa saling untuk mengingatkan sesama kita. Bulan Februari akan selalu identik dengan tanggal 14 yang orang bilang merupakan hari Valentine Day atau hari kasih sayang. Sejarah tentang  Valentine day memang memiliki banyak versi tetapi versi yang terkenal adalah tentang pendeta Santo Valentinus yang hidup pada masa kaisar Claudius II. Pendeta inilah yang  membantu menikahkan para pemuda secara diam – diam di saat kaisar justru melarang pemudanya menikah dengan alasan, para bujangan lebih tabah dan kuat dalam peperangan daripda mereka yang sudah menikah. Akhirnya pendeta ini dihukum gantung pada tanggal 14 Februari 269 Masehi (The World Book Encyclopedia 1998).

Menurut versi Wikipedia pada abad pertengahan bahwa  sore hari sebelum Santo Valentinus gugur sebagi martir (orang suci dalam ajaran Katolik), ia menulis sebuah surat pernyataan cinta yang diberikannya kepada sipir penjarannya yang tertulis dari Valentinusmu. Mungkin cukup dua aja pembahasan mengenai asal – usul dari Valentine day ini. Valentine day merupakan salah satu hari besar di luar Islam tetapi sayanganya,  banyak kau muslim terutama dari kalangan remaja yang ikut –ikutan merayakan hari kasih sayang ini. Bahwa pada hari inilah cinta mereka akan teruji. Asyiklah….

Kenapa sih dek, di hari kasih sayang itu juga identik dengan pemberian coklat? Setelah diselidiki, ternyata mereka tidak mempunyai uang kalau harus disuruh memberi sebuah rumah atau mobil yang harganya sangat mahal, jadi cukup memberi coklat saja dan itu sudah melambangkan sebuah cinta dan kasih sayang yang tiada duanya. Padahal coklat itu kalau dimakan habis dong. Dan kenapa sih dek timbal balik yang kamu berikan melebihi harga dari sebuah coklat??? Kenapa juga kamu tidak meminta hal yang melebih dari sebuah coklat???

 

author

Author: 

Leave a Reply