Apa itu Etika?

Dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari kita sering mendengar kata Etika. Apa itu Etika? Apakah itu sebuah istilah atau nama panggilan seorang wanita? Tapi yang jelas, yang akan saya bahas di sini tentu bukanlah tentang nama seseorang.. 😀 Yup, di sini saya akan membahas tentang pengertian Etika dan seluk beluknya.

Istilah Etika berasal dari bahasa Yunani kuno. Bentuk tunggal kata etika yaitu ethos. Sedangkan bentuk jamaknya yaitu ta etha.Ethos mempunyai banyak arti, yaitu tempat tinggal yang biasa, padang rumput, kandang, kebiasaan/adat, akhlak, watak, perasaan, sikap, cara berpikir. Sedangkan arti ta etha yaitu adat kebiasaan.

Arti dalam bentuk jamak inilah yang melatar belakangi terbentuknya istilah Etika yang oleh Aristoteles dipakai untuk menunjukkan filsafat moral. Jadi secara etimologis (asal usul kata) etika mempunyai arti yaitu Ilmu tentang apa yang biasa dilakukan atau ilmu tentang adat kebiasaan (K. Bertens, 2000)

Biasanya bila kita mengalami kesulitan untuk memahami arti sebuah kata, maka kita akan mencari arti kata tersebut di dalam kamus. Tetapi ternyata tidak semua kamus mencantumkan arti dari sebuah kata secara lengkap. Hal tersebut dapat kita lihat dari sebuah perbandingan yang dilakukan oleh K. Bertens terhadap arti kata ‘etika’ yang terdapat dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama dengan Kamus Bahasa Indonesia yang baru.

Dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama (Poerwadarminta, sejak 1953- mengutip dari Bertens, 2000) ‘etika’ mempunyai arti sebagai : “ilmu pengetahuan tentang asas-asas akhlak (moral)”. Sedangkan menurut Kamus Bahasa Indonesia yang baru (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1998 – mengutip dari Bertens 2000) mempunyai arti :

  1. Ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak).
  2. Kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak.
  3. Nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat

Dari perbandingan kedua kamus tersebut terlihat bahwa dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama hanya terdapat satu arti saja yaitu etika sebagai ilmu.

Sedangkan Kamus Bahasa Indonesia yang baru memuat beberapa arti. Kalau kita misalnya sedang membaca sebuah kalimat di berita surat kabar “Dalam dunia bisnis etika merosot terus” maka kata ‘etika’ disini bila dikaitkan dengan arti yang terdapat dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama tersebut tidak cocok karena maksud dari ‘etika’ dalam kalimat tersebut bukan etika sebagai ilmu melainkan ‘nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat’. Jadi arti kata ‘etika’ dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama tidak lengkap.

K. Bertens berpendapat bahwa arti kata ‘etika’ dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia tersebut dapat lebih dipertajam dan susunan atau urutannya lebih baik dibalik karena arti kata ke 3 lebih mendasar daripada arti kata ke 1. Sehingga arti dan susunannya dapat menjadi seperti berikut:

  1. nilai dan norma moral yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya. Misalnya jika orang berbicara tentang etika orang Jawa, etika agama Budha, etika Protestan dan sebagainya, maka yang dimaksudkan etika disini bukan etika sebagai ilmu, melainkan etika sebagai system nilai. Sistem nilai ini bisa berfungsi dalam hidup manusia perorangan maupun dalam taraf sosial.
  2. kumpulan asas atau nilai moral. Yang dimaksud disini adalah kode etik. Contoh: Kode etik jurnalistik.
  3. Ilmu tentang yang baik atau buruk. Etika baru menjadi ilmu bila kemungkinan-kemungkinan etis (asas-asas dan nilai-nilai tentang yang dianggap baik dan buruk) yang begitu saja diterima dalam suatu masyarakat dan seringkali tanpa disadari menjadi bahan refleksi bagi suatu penelitian sistematis dan metodis. Efek disini sama artinya dengan filsafat moral.

Jadi, berdasarkan keterangan dari kedua kamus tersebut, dapat disimpulkan bahwa Etika adalah sebuah aturan bermuatan nilai moral dalam bermasyarakat yang dapat membedakan mana perbuatan baik/patut dilakukan dan mana yang buruk/tidak patut dilakukan oleh seseorang.

Rate this article!
Apa itu Etika?,5 / 5 ( 1votes )
Tags:
author

Author: 

Leave a Reply