6 ilmu yang harus dikuasai setelah menikah

Ilmu merupakan sesuatu yang membuat kita menjadi lebih baik, takut dan semakin taat pada sang pencipta.

Dalam kehidupan yang kita jalani, semestinya kita membutuhkan ilmu agar kita tidak salah jalan. Begitupun dalam berumah tangga, menjalani profesi sebagai ibu rumah tangga, tidak melulu berkutat dengan rutinitas di rumah yang setiap hari itu-itu saja, sehingga membuat kita kadang jenuh dan stress karena tidak ada waktu untuk mengurus diri sendiri.

Dulu saya mengira kalau sudah menikah ya jalani saja, ternyata tidak. Tapi pengalaman memang guru paling top. Dari permasalahan yang dihadapi saya dan keluarga, membuat saya tahu bahwa ilmu sangat penting untuk setiap manusia, termasuk saya sebagai ibu rumah tangga.

Merantau menjadi salah satu jalan untuk meraih ilmu yang ingin saya dalami, kalau tidak merantau saya akan tetap berada di zona nyaman tanpa perlu repot mengurus ini dan itu. Dari hidup berkeluarga sendiri barulah sadar bahwa ilmu ini wajib dikuasai bahkan sebelum menikah. Berikut pointnya:

1. Ilmu manajemen waktu

Mengelola waktu adalah kunci utama dalam meraih kesuksesan. Tidak menyia-nyiakan setiap detik berharga untuk melakukan hal bermanfaat. Apalagi setelah berkeluarga, seisi rumah dan penghuninya harus kita urus sendiri dengan kedua tangan kita.
Maka penting bagi kita untuk mengatur waktu dengan sebaik-baiknya. Mengenai caranya sudah di bahas di tulisan sebelumnya.

2. Ilmu manajemen dapur sehat dan hemat
Memasak adalah ketrampilan yang harus dimiliki setiap orang, apalagi perempuan yang fitrahnya adalah menjadi istri dan ibu. Nggak mau kan kalo suami lebih suka makan di luar, atau mau nggak pas anak udah besar kangen masakan bunda.. Ah ituu hal sederhana yang bikin lumerr. Jadi penting bagi kita mengelola dapur dari mulai penyimpanabn makanan, memilih makanan dan penyajian agar makanan yang di hidangkan tetap sehat, lezat dan hemat.

3. Ilmu manajemen keuangan
Nahh… Ini penting sekali. Banyak dari kita mengeluhkan kondisi ekonomi, apalagi bagi pasangan muda. Apalagi yang pemasukan hanya dari satu pintu. Walapun rezeki itu nggak terbuka cuma dari satu pintu ya…
Yang harus di ingat adalah
Percaya bahwa rezeki sudah di tentukan Allah,
Mencari cara halal dan berkah
Lalu pandailah mengatur agar seimbang antara pengeluaran primer, tersier dan tabungan.

4. Ilmu sosialisasi dan komunikasi
Bagi perantau macam saya, yang belum jels tinggalnya di mana, penting untuk mau bersilaturahmi atau sekedar say hello sama tetangga. Nggak perlu lama-lama sambil ngerumpi. Sekarang banyak sekali komunitas positif yang aku banget..
Carilh di jejaring sosial, komunitas yang membuat kita jauh lebih baik dan sesuai passion kita. Biar nggak jadi ibu rumah tangga biasa tapi luar biasa.
Contoh nih komunitas yang wajib di kunjungi
Institut ibu profesional
Ibu-ibu doyn nulis (IIDN)
Sekolah perempuan
Emak pintar
Dan lainnya.

5. Ilmu parenting
Ini juga tak kalah penting, wajib bagi ibu yang mau dan sudah memiliki anak. Mendidik anak itu tidak mudah loh..
Butuh banyak ilmu, apalagi mereka bukan kertas kosong yang bisa kita coret sesuka hati. Perlu ilmu, ikhlas dan sabar dalam menjalani peran ibu.

6. Ilmu pengembangan diri
Walaupun sudah jadi ibu rumah tangga, jangan rendah diri karena pakaiannya cuma daster. Hargai pekerjaan kita sebagai ibu rumah tangga. Tampil cantik dan wangi depan suami.
Pengembangan diri wajib untuk wanita, salah satunya dengan mencari ilmu. Nyarinya di mana? Di komunitas yang sesuai dengan visi misi,
Banyak yang gratis, kalaupun bayar. Investasinya tak sebanding dengan ilmu yang kita dapatkan.

Yuk ah..mulai mencari dan menerapkan ilmu yang sudah kita pelajari. Ingat konsisten.

 

Tags:

Leave a Reply