3 Tips Menulis untuk Merubah Hidup Anda!

Nama          : Nidhom Rijal

Kelompok   : 08A (4)

Saya berpendapat jika anda ingin dikenal oleh dunia, maka anda harus menunjukkan diri anda pada mereka. Tunjukan di sini bukan hanya anda harus berdiri di depan muka umum, namun arti sesungguhnya ialah perlihatkan kemampuan atau sesuatu yang bisa anda banggakan sebagai keunikan yang Tuhan berikan sejak lahir.

Banyak yang bisa anda perlihatkan kepada orang di luar sana, ambil contoh anda ikut serta membangun bangsa dengan aksi nyata, atau dengan berkarya yang menginspirasi jutaan manusia yang belum anda kenal mereka siapa. Namun percayalah, anda akan dianggap ada jika anda mengeluarkan kebisaan itu di depan mata mereka.

Anda bisa melakukan sesuatu untuk kemaslahatan umat, jika bukan dengan tenaga, maka gunakanlah pikiran berupa karya yang sanggup menggubah pemikiran dunia, dan salah satunya dengan menulis.

Jika menulis adalah suatu pekerjaan yang membosankan, maka anda salah. Namun jika anda berpendapat jika menulis adalah pekerjaan orang pintar, maka anda benar. Seorang penulis itu haruslah pintar. Eits, tapi pintar di sini bukanlah pintar mengolah angka dan juga rumus-rumus matematika seperti di sekolah. Pintar yang dimaksud adalah seorang penulis harus bisa menguasai dengan apa yang ingin ia tulis.

Apakah anda tau apa keuntungan bagi seorang penulis? Jika tidak, mari saya akan jabarkan beberapa keuntungannya:

  1. Seorang penulis akan bertambah ilmunya berkali-kali lipat. Mengapa begitu? Karena para penulis dituntut untuk membaca lebih banyak ketimbang orang yang tidak menulis. Maka dari itu, mau tidak mau, suka atau tidak suka begitulah konsekuensi seorang penulis.
  2. Seorang penulis lebih waspada dengan keadaan. Kok gitu? Bayangkan saja, jika orang lain menganggap suatu peristiwa adalah kejadian yang sudah menjadi takdir dari manusia, maka pandangan seorang penulis akan berbeda. Penulis akan merubah alur dari kejadian yang baru saja dilihat dan dirasakannya. Akhir dari sebuah peristiwa pun akan menjadi lebih membahagiakan atau justru semakin menguras emosi dan air mata. Dan penulis akan menceritakan kembali kejadian itu dalam tulisannya, dan dibiarkan saja untuk dibaca oleh orang lain.
  3. Seorang penulis akan mendapatkan pahala untuk dirinya dan juga keluarganya. Masa iya? Ngeyel kalo dibilangnin. Bayangin saja, seorang penulis akan merubah pengetahuan dan ilmunya ke dalam sebuah tulisan kertas yang memiliki syarat akan infomasi yang bermanfaat bagi orang lain. Diniatkan sebagai ibadah karena Lillah. Salah satu hadis shahih berujar: Ajarkanlah walau satu ayat.

Menulis seperti halnya mengajarkan orang lain akan ilmu tertentu, dan berapa ilmu yang sudah diciptakan oleh seorang penulis dalam satu buku karyanya.

Sudah tau tapi masih bingung bagaimana cara menjadi seorang penulis? Sini, saya kasih tipsnya. Baca dengan baik, yah;

  1. Perbanyaklah ilmu kalian dengan cara membaca lebih, berlatih lebih, dan bersabar lebih dalam belajar menulis. Setidaknya anda belajar untuk melatih kesabaran untuk lebih pintar.
  2. Lebih waspada dan peka terhadap situasi disekeliling. Suatu peristiwa terlihat biasa saja pada awalnya, namun perhatikanlah secara seksama alur kejadiannya. Rubahlah awal, konflik, dan akhirnya sesuka hati anda. Ulaslah kejadian yang baru saja anda alami ke dalam sebuah tulisan yang apik dan syarata akan nilai yang baik, insya Allah tulisan yang anda lahirkan akan keren.
  3. Niatkan menulis untuk ibadah. Membuat sebuah buku yang memberikan informasi tertentu yang baik itu sama saja mengajarkan orang lain akan ilmu dan informasi yang belum orang lain tau. Dan anda akan mendapatkan sebuah pahala yang tak ternilai dibandingkan dengan royalti yang besar dari penerbit tertentu. Percaya, deh. Hehehe.

Karena apa yang sudah saya paparkan di atas adalah alasan kenapa saya ingin menulis hingga detik ini. Jadi, masih ogah-ogahan buat menulis dan jadi penulis? Nyesel banget!

 

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply